Langsung ke konten utama

Untaian Kata

Orang bilang, untaian kata dapat mewakili rasa. Orang bilang, untaian kata dapat menghancurkan segalanya. Orang bilang, untaian kata dapat membangun rasa percaya. Bagiku, untaian kata dapat memporak-porandakan rasa di dada. Apalagi ketika kau berkata bahwa semuanya tak lagi sama. Kita yang dahulu pernah sedekat nadi, namun kini harus saling berjauhan bagai bumi dan matahari. Kita yang dahulu pernah saling mengisi hari-hari, kini saling melupakan apa yang pernah terjadi. Secepat itukah, sebuah rasa harus kurelakan. Secepat itukah, rasa sayang harus diikhlaskan. Secepat itukah, hati ini harus dihancurkan. Kamu. Seorang yang berhasil mengisi hatiku beberapa belas bulan belakangan. Namun sayang, kini tak ada lagi yang bisa diharapkan. Dariku, yang masih memiliki perasaan.

Cahaya Harapan

Kulihat wajah itu
Kuamati lekuk wajah itu
Lalu kupandangi lagi, manis
Siapakah dia?
Lelaki pertama
Yang membuatku tersenyum saatku sedih
Membuatku senang saat ku gundah
Tetapi, siapakah dia?
Mengapa rasa itu muncul lagi?
Getaran itu lahir lagi?
Setelah sekian lama kubekukan
Akhirnya luluh kembali
Dia sedikit berbeda
Bisa membuatku sedih
Bisa membuatku gundah
Bisa membuatku kesal
Namun juga bisa melukis senyum lebar di wajahku
Lelaki yang belum pernah kujumpa sebelumnya
Dia tak seperti yang lain
Dia menyebalkan, tapi juga menggemaskan
Baru kusadari,
Aku punya rasa untuknya
Rasa yang tak biasa
Rasa yang tlah lama kupendam
Rasa yang tlah lama hilang

Komentar